Eko Wiratno, Pendiri EWRC Indonesia-Jaringan Arwira Media Group-Sekolah Manajemen BUM Desa 17 : [Jadi] Perangkat Desa sebuah Pengabdian untuk [Masyarakat]Desa

Assalamualaikum. Wr. Wb.

 

Pamong Desa di desa biasa disebut “Pamong” atau dalam bahasa Indonesia kita kenal dengan sebutan Perangkat Desa. Secara kedinasan perangkat desa statusnya masih remeng remeng, sejatinya sebagai pejabat dibawah Kementrian Dalam Negeri(Kemendagri) namun belum ASN ataupun P3K.

Sebelum ada Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014, nasib perangkat desa sungguh miris. Tetapi untuk saat ini sudah mulai membaik,

Bekerja di Pemerintahan Desa tidak sama dengan pegawai yang bekerja di instansi dinas tingkat Kecamatan apalagi tingkat Kabupaten. Apalagi jika kita bandingkan dengan karyawan perusahaan swasta. Perangkat Desa adalah abdi masyarakat yang berada di tingkat paling bawah dalam sistem pemerintahan di Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI)

Secara vertikal harus mempertanggungjawabkan tugasnya kepada atasan. Mulai dari pertanggungjawaban kepada Kepala Desa, Camat sampai kepada Bupati. Dan secara horisontal perangkat desa atau pamong desa dalam bekerja langsung berinteraksi dengan masyarakat secara personal.

Sehingga kinerjanya bisa langsung dinilai oleh orang yang bersangkutan. Bahkan bisa didikte bagaimana cara dia melaksanakan tugasnya.

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang wajib dikuasai oleh perangkat desa atau pamong desa sebagai modal dirinya mengabdi kepada masyarakat :

Perangkat desa, mulai dari Kepala Desa(Kades), Sekretaris Desa(Sekdes), Kepala Urusan(Kaur), Kepala Seksi(Kasi), Kepala Dusun(Kadus/ Bayan) dan Staff lainnya harus menguasai berbagai regulasi atau peraturan hukum yang berkaitan dengan desa, baik itu Peraturan Desa, Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri hingga aturan lainnya.

Bahkan yang paling penting petunjuk teknis (juknis) dan juga petunjuk pelaksanaan (juklak) suatu kegiatan juga harus kita pahami.

Akan lebih hebat lagi jika perangkat desa tidak hanya menguasai aturan dan perundang-undangan tentang desa saja. Tetapi produk hukum lintas bidang lainnya yang masih ada kaitannya dengan desa.

Misalnya saja peraturan menteri Sosial yang berkaitan dengan bantuan sosial, PKH, Jaminan kesehatan dan lainnya.

Regulasi yang berkaitan dengan desa ditingkat atas, biasanya di keluarkan oleh Presiden, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementarian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Tugas dan fungsi dari perangkat desa sudah ditentukan masing-masing menurut urusan atau seksi dibidangnya. Kepala Urusan (Kaur) Keuangan misalnya, bertugas membantu Sekretaris Desa bidang keuangan yang fungsinya seperti pengurusan administrasi keuangan desa. Penghasilan tetap perangkat dan lain-lain.

Dengan menguasai tugas dan fungsinya masing-masing, maka sistem pemerintahan desa akan berjalan maksimal. Segala pekerjaan bisa dengan mudah dikordinir oleh Sekretaris Desa, sehingga target dari kegiatan pembangunan desa bisa cepat tercapai dan terealisasi secara maksimal.

Keuntungan lainnya, perangkat desa akan mudah merespon berbagai masalah yang terjadi di masyarakat dan dalam pemerintahan desa itu sendiri.

Sebagai perangkat yang melayani masyarakat secara langsung, seorang perangkat desa dituntut untuk bisa memahami dan mengenal karakter masyarakat di desanya. Baik secara kelompok atau pun per orangan.

Jika hal ini dikuasai dengan baik, akan memudahkan perangkat itu sendiri dalam bekerja.

Misalnya untuk menentukan suatu kebijakan, ia akan mudah memetakan rumusannya.

Atau ketika desa akan menetapkan suatu aturan kepada masyarakat, Kepala Desa atau perangkat tidak takut lagi muncul respon negative dari masyarakat. Karena sudah faham bagaimana karakter masyarakat yang dipimpinnya.

Bahkan hal-hal negative yang kemungkinan akan muncul bisa di minimalisir sebelum aturan itu dijalankan.

Memahami karakter masyarakat ini pun bermanfaat untuk kita menentukan sebuah program kebijakan ke depan untuk kemajuan desa.

Berbicara Di depan Umum

Poin ini terkadang dianggap sepele oleh sebagian perangkat desa. Mereka merasa untuk kegiatan atau acara yang sifatnya formal, bisa diwakilkan oleh orang yang mampu tampil di depan umum saja.

Padahal, ini menjadi salah satu poin yang menunjukkan kualitas seorang perangkat desa. Berbicara di depan umum tidak harus dalam kegiatan atau acara formal saja.

Dalam menghadapi masyarakat sehari-hari pun kita dituntut mampu berbicara dengan bijaksana. Tidak menyinggung perasaan atau tidak mengeluarkan kata-kata yang kurang bagus.

Itulah kira-kira beberapa hal yang perlu dipahami oleh perangkat desa dalam bekerja dan mengabdi untuk melayani masyarakat untuk kemajuan desanya.

Akhir kata saya berpesan kepada saudara/ saudariku calon peserta tes Perangkat Desa yang ada di Kabupaten Klaten semoga tes nya lancar dari awal, pertengahan hingga akhir.  Doa saya menyertai saudara/ saudariku semua dalam tes pada 23-24 Agustus 2022. 

Saudara/ Saudariku sekalian harus siap menang dan juga siap kalah! Yang menang janganlah jumawa dan siapkan diri kalian untuk mengabdi di Desa sesuai desa pilihan.

Dan bagi saudaraku yang belum berhasil saya doakan terus semangat dan berkarya ditempat lain yang lebih indah, lebih menantang dan tentunya lebih menjanjikan.

 

Wassalam. Wr. Wb.

 

 

Ketika Jiwo Kulon Tidak Jauh dari Kota Klaten.

Ahad, 21 Agustus 2022.

Pukul 23.57 WIB.

Bisa di Hubungi di 081 567 898 354

e-Mail : ekowiratno14@gmail.com

ekowiratno.com

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Situs Judi Slot onliNe terpercaya

Berdasarkan situs judi slot online terbaik dan resmi. Judi online terlengkap seperti live casino online, slot online pragmatic play,jackpot slot terbesar. itus agen judi online memiliki game judi slot online, judi bola, slot88star, live casino jackpot terbesar winrate 89%. DAFTAR GRATIS! game yang menawarkan berbagai jackpot yang bisa anda dapatkan dan sensasi permainan yang luar biasa dalam bermain judi.


Link alternatif: