Royalti, ISBN, HKI? Bisa! Kolaborasi Buku Bareng Penerbit Lakeisha Group 2026, Hubungi WA 081 567 898 354 Investasi Hanya Rp. 225K

 

Di tengah tuntutan peningkatan kinerja dosen dan penguatan budaya akademik, program penulisan buku kolaborasi kembali menjadi salah satu solusi strategis yang semakin diminati. Tahun 2026, dosen-dosen Program Studi Peternakan di berbagai perguruan tinggi kembali mendapat peluang besar untuk terlibat dalam Program Buku Kolaborasi Prodi Peternakan 2026, sebuah program penulisan buku berbasis kolaborasi yang dirancang praktis, terjangkau, dan berorientasi pada hasil.

Program ini menyasar dosen peternakan dari berbagai latar belakang keilmuan, baik nutrisi, reproduksi, genetika, fisiologi, hingga manajemen dan produksi ternak. Melalui konsep satu bab satu penulis, program ini dinilai mampu mengakomodasi keterbatasan waktu dosen, tanpa mengurangi kualitas akademik buku yang dihasilkan.

Sepuluh Judul Buku Strategis Sesuai Kurikulum

Dalam program Buku Kolaborasi Prodi Peternakan 2026, telah disiapkan 10 judul buku yang seluruhnya relevan dengan kurikulum inti pendidikan peternakan di Indonesia. Sepuluh judul tersebut meliputi:

  1. Pengantar Ilmu Peternakan

  2. Biologi Ternak

  3. Ilmu Nutrisi Ternak

  4. Ilmu Reproduksi Ternak

  5. Ilmu Genetika dan Pemuliaan Ternak

  6. Fisiologi Ternak

  7. Mikrobiologi Peternakan

  8. Ilmu Bahan Pakan

  9. Manajemen Ternak Umum

  10. Produksi Ternak Ruminansia

Judul-judul ini dipilih karena bersifat fundamental, banyak digunakan sebagai referensi mata kuliah wajib, serta memiliki kebutuhan tinggi akan buku ajar kontekstual yang ditulis langsung oleh dosen praktisi dan akademisi di bidang peternakan.

Skema Kolaborasi yang Ringan dan Efisien

Salah satu keunggulan utama program ini adalah skema kolaborasi yang dirancang ringan namun efektif. Setiap penulis hanya bertanggung jawab atas satu bab, dengan panjang naskah antara 15–25 halaman, termasuk daftar pustaka dan profil penulis. Satu judul buku hanya terdiri dari 8 bab, sehingga proses penulisan dan penerbitan relatif cepat.

“Konsep satu bab satu penulis ini membuat dosen tidak merasa terbebani. Di sisi lain, buku bisa segera rampung karena jumlah kontributor sudah dibatasi sejak awal,” demikian penjelasan panitia program Eko Wiratno kepada wartawan.

Naskah ditulis menggunakan format standar akademik, yakni Times New Roman ukuran 12, spasi 1,5, dengan batas kemiripan Turnitin maksimal 20 persen, sehingga kualitas ilmiah tetap terjaga.

Benefit Nyata bagi Dosen Penulis

Program Buku Kolaborasi Prodi Peternakan 2026 menawarkan berbagai benefit konkret yang langsung dirasakan oleh penulis. Setiap dosen yang terlibat akan memperoleh:

  • 1 eksemplar buku cetak (HVS 100 gram) ber-ISBN

  • File PDF lengkap buku

  • Sertifikat HKI (Hak Kekayaan Intelektual)

  • Sertifikat Penulis

  • Royalti penjualan sebesar 10 persen

  • Buku terindeks Google Play Book

  • Buku berpotensi terbaca dan terindeks Google Scholar

Manfaat tersebut dinilai sangat relevan dengan kebutuhan dosen saat ini, terutama dalam pemenuhan BKD, LKD, akreditasi prodi, serta penguatan portofolio akademik.

Biaya Terjangkau dan Dibayar Setelah Cetak

Aspek lain yang membuat program ini menarik adalah skema pembiayaan yang dinilai sangat terjangkau. Biaya partisipasi penulis ditetapkan sebesar Rp 225.000, dengan ketentuan dibayarkan setelah buku selesai dicetak.

Skema ini memberikan rasa aman bagi dosen karena tidak ada pembayaran di muka, sekaligus menunjukkan komitmen penyelenggara terhadap transparansi dan profesionalisme penerbitan.

“Biaya ini jauh lebih ringan dibandingkan penerbitan buku individu, namun benefit yang diperoleh justru lebih lengkap,” ujar salah satu dosen peternakan yang pernah mengikuti program serupa.

Menjawab Tantangan Produktivitas Akademik

Di tengah meningkatnya tuntutan tridarma perguruan tinggi, dosen dituntut untuk terus produktif dalam pengajaran, penelitian, dan publikasi ilmiah. Namun, keterbatasan waktu sering kali menjadi kendala utama. Program buku kolaborasi ini hadir sebagai solusi realistis, khususnya bagi dosen yang ingin menulis buku tanpa harus mengerjakan naskah ratusan halaman sendirian.

Selain itu, buku kolaborasi berbasis mata kuliah juga memiliki nilai strategis bagi program studi, karena dapat digunakan sebagai buku ajar internal, referensi perkuliahan, serta bukti nyata pengembangan keilmuan dosen.

Kesempatan Terbatas, Kuota Bab Dibatasi

Karena setiap judul buku hanya terdiri dari 8 bab, maka kuota penulis sangat terbatas. Satu bab hanya diisi oleh satu penulis, sehingga prinsip keadilan dan eksklusivitas tetap terjaga. Panitia mengimbau para dosen peternakan yang berminat untuk segera mendaftar sebelum kuota terpenuhi.

Bagi dosen yang tertarik mengikuti program Buku Kolaborasi Prodi Peternakan 2026, informasi dan pendaftaran dapat dilakukan melalui WhatsApp: 081 567 898 354.

Dengan konsep kolaboratif, biaya terjangkau, serta benefit akademik yang jelas, program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak buku peternakan berkualitas karya dosen Indonesia, sekaligus memperkuat budaya menulis di lingkungan perguruan tinggi.(**)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply