
Cirebon(JARINGAN ARWIRA MEDIA GROUP)– Workshop Manajemen Jurnal Ilmiah dan Editorial Manuskrip digelar pada Senin (9/2/2026) di Ruang Auditorium Gedung A Lantai 4 Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kampus IV. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia, Universitas Swadaya Gunung Jati, dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI).
Workshop ini bertujuan memperkuat kapasitas pengelola jurnal ilmiah, dosen, dan peneliti dalam meningkatkan kualitas tata kelola jurnal serta proses editorial manuskrip agar sesuai dengan standar publikasi ilmiah bereputasi nasional dan internasional.
Acara dibuka dengan opening speech oleh Ketua ISEI Cabang Cirebon sekaligus Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UGJ, Prof. Dr. Hj. Ida Rosnidah, SE., MM., Ak., CA. Ia menekankan pentingnya jurnal ilmiah sebagai media diseminasi pengetahuan yang kredibel dan berintegritas.
“Jurnal ilmiah bukan sekadar wadah publikasi, tetapi instrumen strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Karena itu, penguatan manajemen dan kualitas editorial menjadi keharusan agar jurnal mampu bersaing di tingkat global,” ujar Ida.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M., IPU., CIRR. Ia menegaskan komitmen UGJ dalam membangun budaya riset dan publikasi ilmiah yang berkualitas di lingkungan akademik.
“Kami mendorong dosen dan peneliti untuk tidak hanya produktif menulis, tetapi juga memahami ekosistem publikasi ilmiah yang berstandar tinggi,” kata Achmad Faqih.
Dukungan terhadap penguatan ekosistem riset juga disampaikan oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Himawan Putranto. Menurutnya, sinergi antara dunia akademik dan lembaga strategis menjadi kunci lahirnya karya ilmiah yang berdampak bagi pembangunan ekonomi dan kebijakan publik.
“Karya ilmiah yang baik dapat menjadi rujukan penting dalam perumusan kebijakan. Karena itu, kualitas jurnal dan proses editorial harus terus diperkuat,” ujarnya.
Sementara itu, opening remarks disampaikan oleh Ketua Bidang V Pengurus Pusat ISEI sekaligus Rektor Perbanas Institute, Prof. Dr. Hermanto Siregar. Ia menyoroti urgensi peningkatan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah, khususnya terkait konsistensi penerbitan, tata kelola editorial, serta pemenuhan standar indeksasi bereputasi seperti Scopus.
“Banyak jurnal yang bagus dari sisi substansi, tetapi gagal berkembang karena manajemen editorial yang belum kuat dan tidak konsisten,” ujar Hermanto.
Workshop ini menghadirkan dua sesi utama. Sesi pertama membahas pengalaman pengelolaan jurnal ilmiah terindeks Scopus yang disampaikan oleh Editor in Chief Journal of Islamic Economic Laws Universitas Muhammadiyah Surakarta, Dr. Azhar Alam, Lc., S.E., MSEI. Ia memaparkan strategi peningkatan mutu jurnal, mulai dari seleksi naskah, penguatan dewan editor, hingga konsistensi kebijakan editorial.
Sesi kedua membahas editorial manuskrip jurnal ilmiah yang disampaikan oleh Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Islam Indonesia sekaligus Editor in Chief Economic Journal of Emerging Markets, Prof. Dr. Jaka Sriyana, M.Si. Dalam paparannya, Jaka menekankan peran strategis editor dalam menjaga kualitas substansi artikel, integritas akademik, dan efektivitas proses review.
“Editor bukan hanya penyeleksi, tetapi penjaga mutu dan etika akademik jurnal,” tegasnya.
Seluruh rangkaian diskusi dimoderatori oleh Wiwit Apit Sulistyowati, SE., MSi., PhD, selaku Pengelola Jurnal JKA dan Pengurus ISEI Cabang Cirebon. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan praktis dari peserta terkait tantangan pengelolaan jurnal ilmiah.
Salah satu peserta, Eko Wiratno, pendiri EWRC Indonesia, mengaku senang dan bangga dapat mengikuti workshop tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan banyak pengetahuan baru yang aplikatif.
“Saya sangat senang dan bangga bisa mengikuti workshop ini. Banyak ilmu baru yang saya dapatkan, terutama terkait tata kelola jurnal dan peran editor dalam menjaga kualitas publikasi ilmiah,” kata Eko.
Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk meningkatkan literasi akademik, khususnya bagi pengelola jurnal dan peneliti agar mampu menghasilkan publikasi yang kredibel dan berdampak.
Workshop ditutup dengan closing remarks oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGJ, Dr. Acep Komara, M.Si., Ak., CSRS. Ia berharap kegiatan ini menjadi katalis peningkatan kualitas publikasi ilmiah serta memperkuat kolaborasi antar institusi.
“Semoga workshop ini mendorong lahirnya jurnal-jurnal ilmiah yang kredibel, beretika, dan berdaya saing internasional,” ujarnya.
Melalui workshop ini, para pengelola jurnal dan akademisi diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif dan praktis mengenai tata kelola dan proses editorial, sehingga mampu berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan perekonomian nasional.(**)
Related Posts

KAHMI Boyolali Holds One-Year Leadership Reflection, Highlights Development Direction and Governance

Fast and Affordable Book IPR Registration at Rp 345k for Lecturers and Students WA 081 567 898 354

EWRC Indonesia Fasilitasi Pengajuan HKI Buku bagi Dosen, Mahasiswa, dan Publik Hanya Rp. 345k WA 081 567 898 354

Standar Penghasilan Berbasis Emas: Perspektif Baru Membangun Kesejahteraan di Era Modern

Harga Emas Antam Naik: Analisis Potensi Cuan & Perspektif Investasi Emas 2026, Jumat 23 Januari 2026 Cuan Rp 1.067.379.720 per 1.000 gram dalam 1 Tahun.

No Responses